Makanan Yang Mengakibatkan Kegemukan

Kesehatan

Salah satu dari banyak faktor yang membuat orang lebih gemuk adalah makan makanan yang berlebihan dan salah. Ketahui makanan mana yang ada setiap hari dan bisa membuat Anda gemuk. Pauline menjelaskan bahwa banyak orang kadang-kadang tidak suka nasi, tetapi mereka suka makanan ringan. Namun sayangnya camilan ini adalah makanan manis dengan kadar gula tinggi, terkadang telur dan mentega mengandung begitu banyak kalori.

“Makanan-makanan ini tidak membuat Anda mabuk, jadi orang-orang yang memakan barang bawaannya ingin terus makan, terutama jika dikombinasikan dengan makanan goreng, makanan tinggi lemak,” katanya. Hal yang sama juga diungkapkan oleh ahli gizi Dr. Inge Permadhi, MS, SpGK, bahwa makanan dengan banyak kalori, banyak gula dan banyak lemak dapat menyebabkan seseorang menjadi gemuk.

“Misalnya, makanan berlemak, daging kaya, mentega, margarin. Makanan ini rasanya enak dan enak, sehingga membuat orang ketagihan,” ujar Dr. None dari Departemen Ilmu Gizi FKUI.

Berikut beberapa makanan yang diketahui berkontribusi terhadap obesitas, yaitu:

1. Goreng, mengandung banyak lemak dan kolesterol
2. Martabak, banyak gula dan lemak
3. Kue, kaya akan gula dan lemak
4. Minuman manis dengan banyak gula dan kalori
5. Minuman bersoda, menyebabkan penumpukan lemak visceral di perut
6. Kerupuk, mengandung karbohidrat dan banyak lemak
7. Es krim, kaya akan gula dan lemak
8. Daging yang masih mengandung bacon
9. Makanan cepat saji atau makanan cepat saji, tinggi lemak dan kalori, tetapi biasanya tidak memiliki nutrisi
10. Keripik, kandungan lemak dan gula dari keripik ini membentuk sejumlah besar kalori dan ditambahkan dengan banyak garam
11. Biji-bijian manis, kaya karbohidrat dan tambahan gula yang bisa menyebabkan timbunan lemak
12. Minum krim (whipped cream), mengandung banyak lemak

“Kandungan bahan makanan ini, jika asupannya melebihi kebutuhan tubuh, akan diubah dan disimpan dalam sel lemak dan, tentu saja, membuat lemak,” Dr. Marini Siregar, MGizi, SpGK dari Rumah Sakit Premier Jatinegara.

Marini menyarankan bahwa tidak penting untuk menemukan keseimbangan antara apa yang dimakan dengan aktivitas fisik yang lengkap. Jika Anda termasuk orang dengan aktivitas fisik yang rendah, asupan makanan harus disesuaikan agar tidak terlalu banyak.

“Jangan lupa mengonsumsi air yang cukup agar metabolisme tubuh berjalan dengan baik, dan buah dan sayuran berserat tinggi membuat kita merasa lebih kenyang, sehingga kita mengurangi asupan makanan lain dan mencegah obesitas,” kata Dr. . Marini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *